Tower of Fantasy jadi salah satu game MMORPG open world yang cukup menyita perhatian sejak rilis globalnya di 2022. Dengan style visual anime futuristik dan permainan eksploratif yang cepat, permainan ini sering disebut sebagai “rival Genshin Impact”, meskipun sebenarnya memiliki identitas sendiri yang cukup kuat.

Untuk kamu player dari Indonesia, versi global dari permainan ini bisa diakses tanpa kendala, bahkan sudah memiliki dukungan bahasa Indonesia yang buat pengalaman bermain makin nyaman. Yuk kita bahas Tower of Fantasy Indonesia secara lengkap start dari permainan, sistem gacha, hingga kelebihannya dibanding game lain.
Dunia Open World yang Futuristik dan Bebas Dieksplorasi
Tower of Fantasy menghadirkan dunia bernama Aida, planet pasca-apokaliptik yang penuh dengan teknologi canggih, monster alien, dan zona eksplorasi luas. Salah satu kekuatan utama permainan ini adalah mobilitas bebas kamu bisa panjat tebing, fly dengan jetpack, naik motor, hingga ngeluarin mount mecha buat keliling map.
Style dunianya menggabungkan unsur sci-fi dan fantasy, berbeda sama dunia Teyvat di Genshin yang lebih klasik dan penuh unsur elemental alami. Kalau kamu suka setting futuristik yang berasa kayak gabungan antara anime, cyberpunk, dan post-apocalypse, game ini bisa banget masuk wishlist kamu.
Dan kalau kamu tertarik eksplor lebih banyak info gaming lainnya, kamu bisa mampir ke Main Sony untuk lihat artikel-artikel menarik lainnya yang seru dan nggak ngebosenin.
Sistem Gacha: Senjata + Simulacrum, Bukan Karakter Doang
Berbeda dari Genshin yang fokus pada gacha karakter, Tower of Fantasy menggunakan sistem weapon-based gacha. Tapi menariknya, setiap senjata SSR punya representasi karakternya sendiri yang disebut Simulacrum karakter ini punya voice, animasi, dan latar cerita unik.
Jadi secara teknis, kamu gacha senjata, namun juga otomatis dapet karakter dengan gaya dan skillset berbeda. Misalnya, senjata scythe “Scythe of the Crow” punya Simulacrum bernama King, yang punya gameplay super agresif dan cocok buat DPS.
Setiap Simulacrum juga punya Affinity System semacam sistem relationship yang bisa kamu tingkatkan buat dapet story eksklusif atau buff tambahan. Elemen ini bikin gacha-nya terasa lebih hidup dan terhubung secara emosional.
Combat yang Fluid dan Serba Cepat
Tower of Fantasy unggul dalam sistem pertarungan yang dinamis. Kamu bisa bawa 3 senjata sekaligus dan switch antar senjata di tengah battle secara real-time. Ada juga mechanic dodge perfect yang kalau dilakukan dengan timing pas, bisa bikin waktu melambat (mirip “bullet time”).
Combat-nya gak terlalu mengandalkan elemen, tapi lebih fokus ke kombinasi senjata dan skill aktif. Buat pemain yang suka pertarungan cepat ala hack & slash, ini jadi poin plus besar.
Kelebihan Tower of Fantasy Indonesia
Berikut beberapa poin yang bikin versi Indonesia-nya makin menarik:
- Bahasa Indonesia: Sudah tersedia di UI, subtitle, dan beberapa elemen cerita
- Server Global Ringan: Server Asia Tenggara bikin koneksi lebih stabil buat pemain lokal
- Mode Multiplayer Real-Time: Bisa eksplor dunia bareng teman, raid boss bareng, atau PvP langsung
- Custom Karakter Bebas: Kamu bisa buat avatar sendiri dengan fitur detail sekali dari style rambut sampai warna pupil
- Event Lokal + Global: Kadang ada event khusus dengan hadiah menarik yang bisa diklaim tanpa VPN
Kalau kamu kebetulan suka game yang bisa dimainkan tanpa internet, mungkin kamu juga akan tertarik dengan rekomendasi 10 game Android offline paling seru tanpa kuota yang bisa kamu mainkan kapan aja.
Perbandingan dengan Genshin Impact, Worth Gak?
Walaupun sering dibandingkan, sebenarnya Tower of Fantasy dan Genshin punya arah desain berbeda. Genshin lebih fokus ke story dan sistem elemental, sedangkan Tower of Fantasy lebih menonjolkan eksplorasi bebas dan combat yang cepat.
Elemen | Tower of Fantasy | Genshin Impact |
---|---|---|
Dunia | Sci-fi futuristik | Fantasy klasik |
Gacha | Senjata & Simulacrum | Karakter & senjata |
Multiplayer | Real-time open world | Co-op terbatas |
Customisasi | Bisa custom karakter | Tidak tersedia |
Combat | Hack & slash, fast-paced | Element-based, lebih strategis |
Keduanya sama-sama bagus, tapi pilihan kembali ke selera pemain. Jika kamu seneng vibe ala anime futuristik dan kebebasan eksplorasi, Tower of Fantasy bisa jadi alternatif yang menyegarkan.
Sebagai pembanding, kamu bisa lihat juga banner terbaru Genshin Impact yang memperkenalkan Ineffa & Citlali biar kamu bisa lihat sendiri arah desain dua game ini.
Kesimpulan
Tower of Fantasy Indonesia sukses menawarkan pengalaman open world yang beda dari MMORPG lainnya. Dengan grafis memukau, sistem gacha unik, dan gameplay yang serba cepat, game ini cocok banget buat kamu yang bosan dengan format game mobile yang itu-itu aja.
Buat para pemain Indonesia, dukungan bahasa dan server lokal bikin pengalaman mainnya makin nyaman. Apalagi kalau kamu suka gacha dan eksplorasi dunia luas bareng teman-teman Tower of Fantasy punya potensi jadi favorit baru di HP kamu.
Kalau kamu udah nyobain game ini, gimana pengalamanmu? Worth nggak buat lanjut grind dan build tim Simulacrum favoritmu?
Leave a Reply