Tiny Bookshop adalah game simulasi manajemen naratif yang dirilis pada 7 Agustus 2025, dikembangkan oleh Neoludic Games dan dipublikasikan oleh Skystone Games bersama 2P Games. Game ini mengajak pemain menjadi pemilik toko buku keliling di kota pesisir bernama Bookstonbury-by-the-Sea, lengkap dengan interaksi warga lokal, dekorasi toko, dan suasana yang hangat.
Sejak perilisannya, Tiny Bookshop langsung menarik perhatian para penggemar game cozy, sama seperti game-game unik yang sering dibahas di Main Sony.

Suasana dan Gameplay yang Menenangkan
Tiny Bookshop menawarkan pengalaman bermain yang fokus pada relaksasi. Visualnya menggunakan gaya pastel ala lukisan tangan, musiknya lembut, dan pacing permainan dibuat tanpa tekanan. Player bisa mengatur stok buku, ngasih rekomendasi sesuai preferensi pelanggan, dan menghias toko biar keliatan lebih menarik.
Yang membuatnya unik, semua buku di dalam game adalah buku nyata dari penulis-penulis dunia seperti Virginia Woolf, Agatha Christie, hingga John Green. Setiap pelanggan yang datang punya cerita pribadi, dan interaksi ini membuka lapisan narasi baru seiring berjalannya permainan.
Fitur Utama Tiny Bookshop
- Rekomendasi Buku yang Personal – Pemain harus menyesuaikan rekomendasi buku dengan selera pembeli untuk mendapatkan kepuasan pelanggan yang maksimal.
- Dekorasi Toko yang Bebas – Dari rak, poster, sampai meja kasir, semuanya bisa disesuaikan untuk menciptakan atmosfer unik.
- Interaksi Karakter yang Hangat – Warga Bookstonbury-by-the-Sea memiliki kisah masing-masing, menambah kedalaman narasi.
- Progress Harian yang Santai – Tidak ada batasan waktu ketat, sehingga pemain bisa menikmati setiap hari dengan tenang.
Meski fokus pada kenyamanan, tetap memiliki sistem manajemen yang mendorong pemain untuk berpikir strategis tentang stok dan harga buku. Pendekatan ini mengingatkan pada keunikan yang ada di Guntouchables, Shooter Co-op Kocak dengan Ledakan Mutant. Meskipun genre dan suasananya jelas berbeda.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
- Suasana super cozy, cocok untuk melepas penat.
- Visual dan audio yang memanjakan mata dan telinga.
- Cerita komunitas yang berkembang seiring waktu.
- Rekomendasi buku berbasis judul asli membuatnya terasa autentik.
Kekurangan:
- Loop gameplay bisa terasa repetitif setelah dimainkan lama.
- Ritme permainan yang lambat mungkin kurang cocok untuk pemain yang mencari aksi cepat.
Kenapa Tiny Bookshop Layak Dicoba
Tiny Bookshop adalah game yang cocok untuk pecinta buku, penggemar simulasi kehidupan, atau siapa saja yang ingin merasakan suasana kota pesisir yang hangat dan menenangkan. Game ini mengajak pemain “menghilang” dari dunia nyata sejenak untuk masuk ke rutinitas sederhana yang menyenangkan.
Kesederhanaan namun kaya cerita ini serupa dengan pengalaman imersif yang bisa ditemukan di Mafia The Old Country, Game Adventure yang Bikin Lupa Waktu, walaupun Tiny Bookshop menyajikannya dengan nuansa yang jauh lebih santai.
Kesimpulan
Tiny Bookshop bukan sekadar game manajemen, tapi juga sebuah pengalaman cozy yang menggabungkan kecintaan pada buku, interaksi sosial, dan desain visual yang memanjakan. Cocok dimainkan saat ingin bersantai sambil menikmati cerita-cerita kecil dari kehidupan di kota pesisir.
Leave a Reply